Higher Traffic With Better SEO Rangking

Permanent Links

Saturday, November 26, 2011

Aplikasi VoIP Palsu Mulai Bermunculan


Penipuan ini khususnya mengincar pengguna di Eropa Timur.


Awal tahun ini, para spammer telah membuat layanan-layanan penyingkat URL milik mereka sendiri agar mereka bisa lebih mudah saat menyembunyikan situs-situs spam mereka. Langkah ini membuat aplikasi pengamanan sulit mendeteksi dan memblokir situs tersebut.

Analisa sepanjang bulan Oktober lalu mengindikasikan bahwa spammer paling tidak telah memanfaatkan 80 situs penyingkat URL yang semuanya menggunakan  pola penamaan yang sama dan menggunakan domain .info. 

Namun, tidak seperti situs-situs penyingkat URL yang terungkap awal tahun ini, situs-situs yang digunakan spammer belakangan ini adalah situs-situs penyingkat URL umum digunakan.

“Untuk memancing, spammer memakai subyek yang menarik perhatian seperti "It's a long time since I saw you last!", "It's a good thing you came” yang membangkitkan rasa ingin tahu pengguna terhadap tautan yang disingkat,” kata Paul Wood, analis Symantec pada keterangannya, 17 November 2011.

Dari sisi tren, spam dan phising masih menggunakan tema dari dunia pendidikan, industri otomotif, kimia, dan farmasi.

Selain menggunakan penyingkat URL, Symantec Intelligence mencatat bahwa telah muncul penipuan menggunakan SMS dialer dengan tarif premium. Penipuan ini khususnya mengincar pengguna di Eropa Timur. “Aplikasi dialer tampil seperti aplikasi resmi meniru aplikasi VoIP biasa,” ucap Wood.

“Dialer SMS premium mulai sering muncul pada lanskap ancaman mobile, terutama di Eropa Timur. Tidak mengejutkan jika pembuat aplikasi memanfaatkan sumber pendapatan yang menguntungkan ini dan terlihat terus meningkatkan taktik mereka serta berpindah-pindah ke platform yang lebih baru,” kata Wood.

Layanan Kesehatan Berbasis Cloud Dikembangkan


ITB dilibatkan untuk manfaatkan mobile cloud dalam meningkatkan mutu kesehatan.


Berkembangnya teknologi komputasi awan (cloud) ternyata juga bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan layanan kesehatan. Ekosistem aplikasi yang berbasismobile cloud di bidang layanan kesehatan pun kini sedang dikembangkan oleh salah satu layanan provider, Indosat.

Untuk mewujudkannya, Indosat menggandeng Alcatel Lucent. Kerjasama tersebut terakomodasi dalam program "ng Connect", yang menghubungkan antara pemegang kepentingan dalam layanan kesehatan, seperti dokter, suster, bagian kesehatan serta pasien. Diharapkan program mobile cloud dapat memperbaiki kualitas komunikasi dalam kesehatan.

Tahap awal, Alcatel Lucent akan memberikan Indosat akses Innovation Lab ke Application Programming Interface (API). Dalam implementasinya, Alcatel Lucent akan melatih mahasiswa ITB yang selama ini memanfaatkan Indosat Innovation Lab di Bandung, untuk mengakses serta menggunakan API Indosat dalam mengembangkan aplikasi mobile untuk bidang kesehatan.

“Ini untuk membantu generasi muda menciptakan, serta mengembangkan akses teknologi hingga inovasi aplikasi mobile yang memberikan manfaat bagi maasyarakat,” ujar President Director dan CEO Indosat, Harry Sasongko dalam keterangannya di Auditorium Indosat, Jakarta, 20 Oktober 2011.

Kerjasama ini melibatkan beberapa institusi, yakni Indosat sebagai provider komunikasi, Alcatel Lucent sebagai penyedia software layanan kesehatan, RS Mitra keluarga, Agnity, Indosat dan ITB yang memodifikasi software yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.

Dalam presentasinya, perwakilan Alcatel mendemokan bagaimana software layanan kesehatan ini dapat mengurangi beban waktu yang melibatkan komunikasi antara dokter, suster, dan pasien. Efisiensi waktu ini dapat menjamin pelayanan bagi seorang pasien dalam menjalani perawatan.

Misalnya, dokter tidak berada di rumah sakit sementara pasien membutuhkan treatmentmendesak, maka dokter dapat memberikan langkah kepada suster. Selain itu, dalam aplikasi ini dokter dapat melihat rekam data lengkap pasien selama menjalani perawatan.

Komunikasi dan informasi yang berkaitan dengan dokter maupun pasien dapat dibaca aplikasi dalam mobile health ini.

“Dalam aplikasi ini, antara dokter satu dengan yang lain, bahkan dengan suster dapat berkomunikasi secara on line untuk melakukan pelayanan yang tepat kepada pasien,” ucap Strategic Marketing Alcatel Indonesia, Orlena Kusnaedi. 

Orlena juga menjelaskan bahwa sementara ini, aplikasi ini masih berupa prototipe, untuk selanjutnya ITB akan mengkustomisasi agar sesuai dengan kebutuhan di Indonesia.

Aplikasi Musik untuk BB dan Android


Dengan tarif Rp20 ribu per bulan, pengguna bisa mendownload lagu sepuasnya.


Seiring dengan tren pertumbuhan jumlah perangkat mobile, pengembang aplikasi coba menawarkan berbagai macam aplikasi, mulai dari musik, game, video dan aplikasi lainnya. Salah satu yang terbaru adalah aplikasi musik khusus untuk BlackBerry dan smartphone Android. 

Aplikasi ini, disebut dengan Melon Mobile Application, merupakan aplikasi musik legal pertama khusus untuk BB dan Andoid di Indonesia.
 
“Kami yang pertama menghadirkan aplikasi musik legal untuk BB dan Android,” klaim Hari Usmayadi, Head of Marketing PT Melon Indonesia, di Jakarta, 28 Oktober 2011. “Aplikasi musik ini meliputi download lagu, streaming video lagu, mapun MP3,” ucapnya. 

Hari menyebutkan, aplikasi lokal ini memiliki fitur unggulan yaitu pencarian lagu berdasarkan kategori artis, judul lagu dan album lagu, kategori Most Favourite, Top 100, New Song, Genre, My Page, dan Produk. Fitur lain, yakni playlist, memungkinkan pengguna membuat dan mengatur playlist, juga dapat sharing lagu dalam playlist dengan pengguna di jejaring sosial. 

Dilengkapi dengan Dolby Technology, pengguna dapat mengkompresi file lagu hingga 50 persen. Ini membuat proses download makin cepat namun tidak mempengaruhi kualitas lagu. Untuk lagunya sendiri, aplikasi ini sudah memiliki 500 ribu lagi dari berbagai kategori.

“Anda bisa menikmati lagu dengan teks seperti karaoke, kualitasnya sekelas CD jika dibandingkan dengan MP3. Aplikasi ini juga aman dari virus,” klaim Hari. “Aplikasi ini sendiri hadir untuk menjemput tren musik yang diprediksi akan semakin mempenetrasi produk mobile,” ucapnya.

Untuk menikmatinya, pengguna cukup membayar biaya Rp20 ribu per bulan dengan download unlimited. Dalam menyediakan lagu, Melon menggandeng Telkomsel dan Telkom Flexi untuk promo. Selain dengan operator, mereka juga bekerjasama dengan pemilik label.

10 Aplikasi Android Terpopuler


Lima besar hampir dikuasai oleh produk Google lain.


Sistem operasi Android saat ini merupakan sistem operasi yang paling banyak digunakan. Platform terbuka di sistem operasi Android dinilai menjadi salah satu alasan makin populernya Android. 

Banyaknya aplikasi yang bisa diunduh di Android Market juga menjadi salah satu pemikat untuk membeli smartphone berbasis Android. Apalagi, banyak aplikasi yang bisa diunduh secara gratis.

Lalu, apa saja aplikasi yang paling banyak digunakan di Android. Berikut merupakan sepuluh besar daftar aplikasi paling banyak digunakan, yang dikutip dari Bussiness Insider:



10. Pandora Radio

Pandora merupakan aplikasi yang bisa digunakan sebagai pemutar radio. Sebanyak 23,9 persen pengguna Android menggunakan aplikasi ini.


9. Quickoffice Pro

Aplikasi ini sangat bermanfaat digunakan oleh pelajar maupun urusan bisnis. Dengan aplikasi ini, pengguna Android bisa mengedit dokumen yang biasa ada di format Office, dengan Quickword, Quicksheet, Quickpoint dan QuickPDF. Aplikasi ini digunakan sekitar 25,3 persen pengguna Android.


8. Angry Birds

Aplikasi game yang dikembangkan Rovio ini memang game paling populer saat ini. Dirilis sejak 2009, game burung pemarah yang menghajar pasukan babi hijau ini diunduh oleh sekitar 25,9 persen.


7. Advanced Task Killer

Aplikasi ini bermanfaat untuk menutup aplikasi yang masih aktif dan menyediakan ruang untuk RAM. Selain itu, aplikasi ini juga bermanfaat untuk membuat ponsel berjalan cepat. Sebanyak 26,1 persen pengguna Android menggunakan aplikasi ini.


6. YouTube

Layanan penyedia video-sharing ini merupakan aplikasibuilt-in yang ada di tiap ponsel Android. Namun, 'hanya' 51,4 persen pengguna Android yang memakai aplikasi ini.


5. Google Search

Walau search engine Google menjadi situs paling banyak dikunjungi, namun Google Search bukan sebagai raja aplikasi di Android. Sebanyak 71,9 persen pengguna Android menggunakan aplikasi ini. 


4. Facebook

Facebook merupakan jejaring sosial yang paling banyak digunakan pengguna Android. Aplikasi ini tercatat digunakan oleh sebanyak 73,5 persen pengguna Android.


3. Gmail

Sebagai sesama produk Google, Gmail merupakan aplikasibuilt-in yang ada di setiap smartphone berbasis Android. Wajar jika aplikasi ini digunakan oleh 74,5 persen pengguna Android. Apalagi, untuk masuk ke Android Market, membutuhkan akun Gmail.


2. Google Maps

Aplikasi ini sangat bermanfaat sebagai peta yang bisa dikantongi di saku. Dilengkapi GPS untuk memudahkan pencarian lokasi, wajar jika 74,6 persen pengguna Android menggunakan Google Maps sebagai penunjuk arah.


1. Android Market

Untuk mengunduh aplikasi lain, aplikasi Android Market memang diperlukan. Apalagi aplikasi ini sudah built-indengan semua smartphone Android. Jadi alasannya cukup jelas bukan?

Atari Kini Muncul Dalam App di Android


Ada banyak game klasik Atari yang bisa kembali dimainkan di smartphone.


 Bagi Anda yang dibesarkan di tahun '80-an, nama Atari tentu tidaklah asing. Atari merupakan konsol videogame pertama yang laku secara komersil, sebelum videogame 8 bit dari Nintendo muncul.

Kini, Atari muncul dalam bentuk game aplikasi atau app game. Setelah sukses di iTunes App Store, sejumlah game terbaik Atari dalam app"Atari's Greatest Hits" kini bisa diunduh di Android Market.

Seperti dikutip dari laman Daily Mail, ada banyakgame klasik dari tahun '70 dan '80an yang ada diapp ini. Antara lain: Pong, Asteroids, Centipede, Crystal Castles, dan Star Raiders. 

Untuk game Missile Command, app ini tersedia secara gratis. Tapi jika ingin menambah 25 gameakan dikenakan biaya US$0,99 dan 100 gamesakan dikenakan biaya U $9,99. Di iTunes, app ini telah diunduh lebih dari 3,5 juta kali.

"Aplikasi 'Atari's Greatest Hits' berlanjut untuk bisa digunakan di sistem operasi lain, juga perangkat lain," kata CEO Atari Jim Wilson. 

"Ini menjadi contoh tujuan dari perusahaan kami untuk fokus mengantarkan pengalaman bermain game di perangkat mobile dan platform media sosial," lanjutnya.

Tapi, game ini tidak begitu mendapat tanggapan baik di Android Market. Hingga Rabu sore, 9 November 2011, app ini hanya mendapat penilaian 2,9 dari 5 bintang. Sebanyak 57 pengguna memberi lima bintang atau angka terbaik untuk app ini. Sedangkan, 64 pengguna memberikan penilaian terburuk atau satu bintang untuk game ini. 

Atari berdiri tahun 1972 di California, Amerika Serikat. Game pertama yang diciptakan adalah Pong, permainan arcade yang menyerupai tenis dan pemain mengendalikan dua garis untuk memantulkan 'bola'. Selama lebih dari 12 tahun, terdapat ratusan judul game telah dibuat Atari.

4Sqwifi, Aplikasi Pencari Password Hotspot


Aplikasi dari Foursquare ini memanfaatkan informasi dari venue-venue Foursquare.


Bagaimana jika Anda ingin online di tempat yang baru dan asing bagi anda, tapi tidak mengetahui wifi/hostspot di tempat tersebut? Pasti Anda akan merasa putus asa karena tidak mendapatkan password. Lalu, apa yang harud dilakukan?
 
Anda perlu mencoba tips Foursquare untuk menemukan password suatu hotspot terdekat. Dengan 4sqwifi, sebuah aplikasi di iPhone, Anda dapat mencari password dengan mudah, sehingga tidak harus terus browsing untuk dapat menemukan sinyal wifi gratisan.
 
Anda cukup membuka aplikasi tersebut, maka akan muncul tampilan daftar venue Foursquare terdekat. Aplikasi kemudian menyeleksi venueyang mempunyai wifi password. Dalam teorinya, aplikasi ini akan mudah dalam menemukanpassword di venue terdekat, sehingga bisa langsung online.
 
Ada beberapa faktor yang membuat aplikasi ini belum sempurna, yaitu sumber data. Karena password dapat berubah, dan informasi yang di-share ke pengguna Foursquare tidak up-to-date. Bagaimana pun ini lebih baik daripada tidak dapat online sama sekali. Selain itu, aplikasi ini juga akan menampilkan tips dari Foursquare, tentang keluhan terhadap tempat yang tidak ada wifi-nya.
 
Walau terkadang, menggunakan hotspot tanpa izin pemilik memang sedikit tidak sopan, tapi informasi yang di-share di Foursquare ini menyebabkan wifi mudah diakses. 4sqwifi merupakan aplikasi yang mudah dan jelas bermanfaat.

HP TouchPad, Tablet Terlaris Setelah iPad


Meski demikian, ada ancaman baru terhadap produsen yang terjun di industri tablet PC.


 TouchPad, tablet PC berbasis Palm milik HP, ternyata merupakan tablet komputer terlaris, khususnya di pasar Amerika Serikat setelah Apple iPad selama 10 bulan pertama di tahun 2011. Data tersebut terungkap dari laporan terbaru yang dirilis lembaga riset NPD Group.

Ironisnya, TouchPad, merupakan produk yang dianggap gagal oleh HP dan tak akan diteruskan produksinya.

Dikutip dari PhysOrg, 23 November 2011, HP TouchPad menguasai 17 persen pangsa pasar dari total penjualan 1,2 juta unit tablet non Apple di Amerika Serikat antara Januari sampai Oktober lalu. Angkanya melewati penualan tablet Galaxy besutan Samsung yang menguasai 16 persen pasar.

Urutan tablet PC non-Apple terlaris di Amerika Serikat adalah sebagai berikut:
•    17% HP
•    16% Samsung
•    10% Asus
•    9% Motorola
•    9% Acer

Dalam laporannya, Stephen Baker, Vice President of Industry Analysis NPD menyebutkan, 67 persen pengguna yang membeli tablet non Apple malah tidak punya niat untuk membeli iPad. “Ini mengindikasikan bahwa banyak pengguna yang mencari alternatif di pasar dan merupakan peluang bagi pemain tablet untuk memperbesar bisnis mereka,” ucapnya.

Meski begitu, tetap ada kompetitor berat yang siap menghadang langkah produsen-produsen tersebut untuk sukses bersaing di industri tablet. Salah satu pemain lain yang diperkirakan akan meraup sukses adalah Amazon yang sudah mulai memasarkan Kindle Fire, tablet PC terbaru mereka.

Menurut sebuah survey yang digelar oleh ChangeWave Research terhadap 3.043 pengguna tablet PC di Amerika Utara, ternyata diketahui bahwa meski 65 persen di antara mereka berencana untuk membeli iPad, namun ada 22 persen yang akan memilih perangkat Kindle Fire.

“Di luar Samsung Galaxy Tab yang meraih pertumbuhan 4 persen, tidak ada produsen lain yang berhasil meraih peningkatan permintaan di atas 1 persen dari konsumen,” sebut laporan ChangeWave.